Afaf Nadwa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

PUSTAKA MINI

“Halo… namaku Wek-wek.” Kalimat itu selalu kuingat saat dibacakan buku oleh ibuku. Dari kecil aku di kenalkan buku dengan cara dibacakan buku dan di dongengkan oleh orang tuaku. Selain itu aku juga sering diajak pergi membeli buku dan aku selalu minta dibelikan buku yang menarik bagiku. Buku baru selalu kubuka dan kubaca sesuai gambar meskipun aku belum bisa membaca.

Menjelang tidur orang tuaku membiasakan dongeng berantai. Misal ayahku memulai dongeng, di tengah mendongeng aku harus bisa meneruskan dongeng karanganku sendiri. Kemudian dilanjutkan oleh ibuku. Begitu terus sampai tidur. Pembiasaan mendongeng ini bertujuan agar aku lebih cerdas, pintar dan juga bisa melatih bicara agar bisa berbicara dengan runtut dan melatih anak agar bisa mendongeng dengan lancar.

Semakin besar semakin lancar membaca, akhirnya aku sering membaca buku sendiri. Dongeng berantai beralih ke dongeng sendiri. Setiap hari satu orang mendongeng. Bila giliranku mendongeng, aku persiapan terlebih dahulu dengan cara membaca buku dongeng.

Karena buku dongengku banyak, aku membuka perpustakaan mini di teras depan rumah dan aku mengajak temanku untuk membaca buku bersama. Tujuan perpuskaan mini ini agar teman-temanku mau membaca. Akhirnya teman-temanku ke rumah ikut membaca. Aku dan temanku memilih membaca buku cergam karena senang melihat gambar warna-warni. Rumahku jadi ramai. Banyak teman yang membaca buku sampai terdengar azan duhur barulah mereka pulang.

Esok harinya tambah banyak orang yang datang untuk membaca. Akupun ikut membaca yang sedikit bacaannya karena saat itu aku masih TK. Membacanya sesuai gambar saja, “he.. aku kan belum bisa membaca.”

Saat aku masuk SD, Alhamdulillah aku sudah bisa membaca buku. Aku tetap membuka perpustakaan mini. Semakin banyak lagi teman yang datang dan membaca buku. Membuka perpustakaan mini seru juga, karena selain aku semangat membaca juga tambah banyak teman.

Buku di rumah semakin banyak. Ada buku anak, remaja, dan dewasa. Agar buku bermanfaat bagi semua, orang tuaku membuat perpustakaan keliling yang dibantu tetangga untuk berkeliling. Setiap hari Senin buku dipinjamkan dan hari Kamis buku dikembalikan dan dapat meminjam kembali.

Waktu di desa kami merayakan hari kemerdekaan Indonesia, aku membuka lapak untuk berjualan makanan. Kebetulan lapakku dekat dengan panggung, jadi banyak pengunjungnya. Aku juga menyediakan pojok baca dan terdapat wakul literasi. Sambil menunggu doorprize setelah jalan santai, pengunjung membaca buku di lapakku.

Aku bersyukur mempunyai keluarga yang mencintai buku dan mengembangkan literasi di keluarga dan masyarakat.

Membaca buku banyak manfaatnya. Saat aku membaca tiba-tiba mendapat kosakata baru yang aku tidak tahu. Aku pun mencari di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Untuk memahami maksud dari bacaan aku juga harus konsentrasi.

Dalam membaca buku apa yang tidak aku pahami aku segera mencari tahu dari orang tuaku sehingga aku menjadi paham. Dengan membaca buku kita banyak tahu sehingga menambah wawasan. Semakin sering membaca, kita bisa menulis dengan baik.

Buku merupakan sumber ilmu. Dengan membaca kita bisa mengenal dunia. Andai anak-anak suka membaca buku, maka dunia akan kaya ilmu.

Agar kita tidak jenuh, maka membacalah! Jika kita ingin pandai dan pintar, maka membacalah! Jika kita ingin keren, maka membacalah! Jika kita ingin terkenal, maka menulislah!

Salam Anak Indonesia. Salam Literasi. Anak Indonesia Cinta Buku.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali