Afaf Nadwa

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Bahagianya Masa Kecilku

Bahagianya Masa Kecilku

Aku beruntung sekali memiliki orang tua yang sangat perhatian. Aku diperhatikannya mulai dari dalam kandungan. Ibuku selalu memperdengarkan bacaan yang baik, yaitu dengan membacakan Al-Quran dan bershalawat untukku.

Saat lahir, aku dilahirkan secara normal. Aku diberi ASI eksklusif sampai umur enam bulan. Setelah itu secara bertahap aku diberi makan mulai dari sari buah hingga yang bertekstur lembut hingga tekstur normal. Makanan pendamping ASI selalu disiapkan oleh ibuku. Makanan pendamping dibuat sendiri dengan bahan-bahan alami. Namun demikian, aku tetap diberi ASI hingga umur dua tahun.

Di samping makanan pendamping, aku juga diperbolehkan makan jajanan. Ibu selalu membuatkannya untukku. Makanan yang sehat dan bergizi. Jajanan yang dibuat ibuku tidak dikasih gula dan garam hingga umurku dua tahun. Kata ibuku, garam akan memperberat kerja ginjal dan gula akan mempengaruhi pertumbuhan gigi.

Setiap saat, ibuku selalu mendampingiku. Ibu sangat memperhatikan pendidikan karakterku. Ibu selalu menanamkan nilai-nilai luhur kepadaku melalui buku bacaan anak-anak. Ibuku sering mendongeng untukku.

Pada saat ibuku memasak, aku sering berada di sebelahnya. Yang aku sukai, sambil memasak ibuku mendongeng . Tokohnya diambilkan dari bahan-bahan yang dimasaknya. Seperti ini contohnya.

“Halo, namaku Wortel. Aku banyak mengandung vitamin A. Bagus untuk kesehatan mata.”

“Halo, aku Brokoli. Siap menguatkan tulang dan gigimu.”

Dongeng seperti itulah yang sering kudengar dari ibuku ketika berada di dapur. Aku senang sekali punya ibu yang pandai mendongeng.

Sebelum aku tidur, ibu juga sering mendongeng. Banyak cerita yang kudengarkan. Biasanya di akhir dongeng, aku diberi tahu perbuatan yang boleh dan tidak boleh aku lakukan. Agar aku semakin senang, ibu juga menyanyikan lagu untukku. Lagunya menyenangkan. Bahkan ibu juga bisa membuat lagu sendiri untukku. Ibuku hebat, bukan?

Aku juga belajar ilmu agama dari ibuku. Dari kecil usia dua tahun, aku sudah diajari untuk menghafal surat-surat pendek yang ada di Al-Quran, doa-doa, dan bacaan dalam shalat. Mulanya aku belajar shalat dengan mengikuti gerakan saat orang tuaku shalat. Ketika umurku genap tiga tahun, aku sudah hafal seluruh bacaan shalat.

Aku terbiasa shalat tepat waktu. Begitu terdengar azan, aku bergegas mengambil air wudhu kemudian sholat. Ibuku berada di sampingku dan menyimak bacaan shalatku. Aku bersuara keras agar kedua orang tuaku bisa mendengarkan. Kalau bacaanku salah, mereka akan membetulkannya.

Awal berlatih shalat, aku melakukannya hanya satu rakaat. Secara bertahap sampai aku bisa shalat dengan baik. Akhirnya aku bisa menunaikan shalat sesuai jumlah rakaatnya. Setiap usai shalat, aku selalu berdoa. Aku mendoakan kedua orangtua dan keluargaku.

Di rumah, aku juga dibiasakan oleh orang tuaku untuk membaca buku. Aku suka sekali membaca buku komik. Di samping membaca, ibuku juga menyuruhku untuk menulis kejadian yang kualami setiap hari. Walaupun banyak tugasku, aku tetap punya banyak waktu bermain bersama bersama temanku.

Selesai bermain, aku senang membantu ibu. Sejak kecil aku sudah biasa menyapu. Aku bisa menyapu halaman dan lantai di dalam rumah. Aku juga sering membantu ibu ketika ibu mencuci baju, mencuci piring, mengepel, dan lain-lain.

Bapakku selalu mendukung kegiatanku. Sambil bermain bapakku mengajariku banyak hal. Kami hidup bahagia dan penuh kedamaian. Itulah rumahku, istanaku.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali